Breaking

logo

Friday, April 25, 2014

FORSIMA KARTIMAH (Kartini Muslimah) Edition

FORSIMA KARTIMAH (Kartini Muslimah) Edition



Jumat, tanggal 25 April 2014, adalah hari yang sangat istimewa. Agenda khusus untuk muslimah, yaitu FORSIMA hadir dengan tema yang berbeda. Tema yang Insya Allah pas dan cocok dengan nuansa bulan April, yaitu nuansa hari Kartini.
Keistimewaan FORSIMA kali ini terasa begitu kental dengan tema yang diusung dalam FORSIMA Edisi Kartini, yakni “Wanita: Antara Kodrat dan Emansipasi”. Ide ini muncul atas saran dari ketua bidang kemuslimahan yang merekomendasikan untuk membuat tema sesuai dengan momen kartini. Akhirnya bidang Tarbiyatul Mar’ah (di bawah naungan bidang kemuslimahan), menyepakati tema tersebut. Karena adanya beberapa pertanyaan. Maka dari itu tema tersebut diambil.

Tak cukup sampai disitu saja, untuk menambah kemeriahan acara ini, bidang Tarbiayatul Mar’ah juga telah mempersiapkan AFIC (Al-Farabi Islamic Center) dengan tata ruang yang berbeda dari biasanya. Jika biasanya sepi alias tanpa hiasan. Kali ini AFIC dihias seindah mungkin dengan memanfaatkan kain jarik sebagai hiasan. Inilah saatnya para akhwat mengasah kreativitas!! Barang apapun bisa jadi hiasan, tak lain karena kekuatan super para akhwat, THE POWER OF KEPEPET. Hehe!

Kejutan lain yang sangat istimewa yaitu pemateri yang hadir. Biasanya untuk pemateri pengurus bidang Tarbiyatul Mar’ah memang mengundang dosen-dosen UNIKAMA, namun kali ini yang berbeda, bukan hanya profesi beliau sebagai dosen tapi juga karena beliau adalah salah satu bagian dari keluarga besar pengurus beberapa Pondok Pesantren yang ada di Malang, Gondanglegi, dan Pasuruan. Beliau adalah Hj. Endah Andayani istri dari pimpinan Pondok Pesantren Asy-Syadzili, Gondanglegi. Udah kebayang kan betapa kerennya beliau dengan background yang memang sangat kental keislamannya (rugi yang gak datang).

Pada pukul 10.50, acara dimulai. Konsep yang berbeda dihadirkan pada FORSIMA kali ini, yaitu adanya penampilan dari tim Nasyid muslimah Al Farabi. Al-Farabi Voice. Penampilan Al Farabi Voice ini, membuat FORSIMA kali ini menjadi semakin menarik, dan berbeda dari biasanya. Dalam FORSIMA kali ini, pemateri membahas hal-hal sesuai dengan tema. Mulai dari kodrat wanita menurut Al Qur’an, yaitu hubungan wanita dengan Allah, wanita dengan suami, wanita dengan anak, dan wanita dengan masyarakat, tetangga, saudara, dan teman. Tidak hanya menyampaikan materi saja, namun pemateri juga menyampaikan sedikit cerita tentang pengalaman beliau dalam hal berorganisasi dan pengalaman beliau dalam bermasyarakat. Di samping itu, beliau juga berbagi tips dalam memilih pekerjaan yang cocok bagi kaum muslimah, disertai juga dengan alasannya mengapa kita kaum muslimah harus memilih pekerjaan itu. Di akhir acara itu, dapat disimpulkan bahwa emansipasi itu bukan berarti. Kita, wanita muslimah sepenuhnya harus bisa menyamai kaum pria, tetapi emansipasi adalah bentuk perjuangan yang meningkatkan derajat kita sehingga kita juga bisa berkompeten seperti kaum pria, namun kita tidak melupakan apa yang menjadi kodrat kita, yaitu sebagai wanita.

Semoga apa yang disampaikan dalam FORSIMA kali ini, membawa manfaat bagi kita semua khususnya untuk para muslimah. Terus ikuti kegiatan dan Kajian LEDMA Al-Farabi Univ. Kanjuruhan Malang yang Insya Allah akan banyak memberikan manfaat untuk kita semua (Promosi acara dikit, hehe). By: sketsa langit, feat siti fatonah Tarbiyatul Mar’ah LEDMA Al-Farabi

LEDMA Al-Farabi: Bersama Meraih Kemuliaan